Rabu, 21 Oktober 2015

INTERAKSI ORANG TUA DENGAN ANAK DALAM MENGHADAPI TEKNOLOGI KOMUNIKASI INTERNET



Judul jurnal : INTERAKSI ORANG TUA DENGAN ANAK DALAM MENGHADAPI
TEKNOLOGI KOMUNIKASI INTERNET (Studi Pada SMA Rahadi Usman)
Oleh : Heru Wahyu Pamungkas, S.Sos, M.Si Magister Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial sdan Ilmu Politik.  Universitas Tanjungpura Pontianak

    Sesungguhnya interaksi dan komunikasi orang tua terhadap anak memberikan pengaruh terhadap sikap remaja yang jika berkelanjutan akan berkembang menjadi karakter yang terbentuk pada diri anak. Demikian juga halnya remaja dengan penggunaan teknologi internet, sikap orang tua terhadap aktivitas remaja ini akan memberikan pengaruh terhadap terbentuknya karakter yang dapat menyaring dampak teknologi internet sehingga remaja tidak terjerumus ke dalam ketagihan yang akan membuat karakter positif mereka menjadi merosot.
    Perilaku dari penggunaan internet oleh para siswa pengguna internet tersebut memberikan dampak positif maupun negatif terhadap diri mereka. Tergantung dengan situs yang sering mereka kunjungi dan informasi apa saja yang mereka dapat dari penggunaan internet tersebut. Banyaknya informasi yang mereka dapatkan sebagai penunjang proses belajar, informasi untuk menambah wawasan, sebagai sarana untuk mengapresiasikan diri merupakan beberapa hal positif yang mereka dapatkan dari internet. Boros, malas belajar, kerusakan pada mata, kurangnya waktu untuk belajar, merupakan beberapa dampak negatif yang di rasakan setelah menggunakan internet.
     Upaya orang tua dalam membantu anak mengahdapi dampak teknologi dapat dilakukan dengan cara memberikan pengawasan yang terus menerus, melakukan komunikasi secara terbuka dan seimbang, serta memberikan pendidikan agama sedini mungkin agar anak dapat mengerti hal yang baik dan buruk. Apabila komunikasi antara orang tua dan anak dapat berlangsung dengan baik, maka masing-masing pihak dapat saling memberi dan menerima informasi, perasaan dan pendapat sehingga dapat diketahui apa yang diinginkan, dan konflikpun dapat dihindari. Keterbukaan melalui komunikasi ini akan menumbuh kembangkan bahwa anak dapat diterima dan dihargai sebagai manusia. Sebaliknya bila tidak ada komunikasi yang baik maka besar kemungkinan kondisi kesehatan mentalnya mengalami hambatan. Dari penelitian diperoleh bukti adanya kecenderungan psikopatologi pada anak, disebabkan karena adanya hambatan dalam proses komunikasi antara anak orang tua, terutama ibunya.
     Jadi, bisa disimpulkan bahwa perkembangan teknologi internet yang baik memang memiliki manfaat positif bagi anak maupun orang tua karena mempermudah anak dalam mengerjakan berbagai tugasnya jika orang tua tidak bisa membantunya dan juga internet mempermudah segala pekerjaan orang tua baik kepentingan kantor, dinas, dll. Tapi, internet juga menimbulkan dampak negatif bagi keduanya, baik itu merugikan diri sendiri maupun orang lain. Misalnya, anak jadi kecanduan, malas belajar, atau bahkan menimbulkan kerusakan pada mata karena terlalu lama berada di depan layar laptop/komputer/handphone. Sedangkan untuk orang tua misalnya saat sedang sibuk dengan kepentingan kantornya mereka terkadang lebih mementingkan kepentingan kantornya daripada memperhatikan anak-anaknya. Hal inilah yang biasanya dapat menyebabkan menurunnya nilai moral dalam keluarga antara anak dan orang tua. 

Sekian rangkuman jurnal dari saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar