Nama: Tammi
Nasuha Nurdin
Kelas/NPM: 1PA20 / 1D514329
Kelompok 2
Nama anggota:
1. Devita
Puspa Chandra
2. Elizabeth
Nababan
3. Esra
Yanti Sihaloho
4. Rabiatul
Adawiyah
5. Yoshi
Raisa Putri
6. Pratiwi
Isti Anggarwati
7. Siti
Cahyati
8. Septia
Ningsih
9. Tammi
Nasuha
10. Rifki
Riadi
I
Soal:
Setujukah dengan pernyataan
dibawah ini? Diskusikanlah!
1. Anak
laki-laki menunjukan kreativitas lebih tinggi dari anak perempuan, terutama
setelah berlalunya masa kanak-kanak.
2. Anak
dari kelompok sosial ekonomi yang tinggi cenderung lebih kreatif dari anak yang
sosial ekonominya lebih rendah.
3. Anak
dari berbagai urutan kelahiran menunjukan tingkat kreativitas yang berbeda.
Jawaban:
1. Pada
awalnya memang tergantung pribadi masing-masing, yang mempunyai motivasi dan
keinginan lebih tinggi untuk kreatif ia akan bisa menjadi lebih kreatif dari
yang lain (yang malas). Namun berdasarkan keadaan dalam dunia nyata sampai saat
ini, kelompok kami menjawab, iya, pernyataan nomer satu benar. Pria cenderung
memiliki pikiran yang lebih logis daripada wanita. Menenkankan pada pernyataan
“berlalunya masa kanak-kanak” , manusia lanjut ke proses menuju dewasa, disini pola pikir pria lebih luas dan
rasional, sedangkan wanita lebih mengandalkan sifat emosionalnya. Contoh:
ilmuan-ilmuan yang ada didunia ini mayoritas laki-laki, seperti: Albert
Einstein, Alexander Grahamm Bell, Thomas Alfa Edison.
2. Tidak
setuju, karna justru anak dari kelompok sosial ekonomi yang lebih tinggi
cenderung sudah terfasilitasi untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga kreativitas
yang iya miliki kurang terasah dibandingkan anak dari kelompok sosial ekonomi
lebih rendah yang akan mengasah kreativitasnya untuk memenuhi kebutuhan mereka,
mereka mungkin bisa menemukan alternatif untuk memenuhi kebutuhan dengan
menggunakan usaha mereka sendiri. Namun semua tergantung pribadi masing-masing,
yang mempunyai motivasi dan keinginan lebih tinggi untuk kreatif ia akan bisa
menjadi lebih kreatif dari yang lain.
3. Tidak
setuju, karena tingkat kreatifitas tidak ditentukan oleh tingkat urutan
kelahiran. Jika disetiap generasi ada tuntutan kebutuhan yang baru maka
munculah inovasi/ide kreatif yang baru. Tingkat kreatifitas masing-masing
generasi bisa berbada, namun bisa juga sama, yang berbeda adalah produk yang
dihasilkan dari kreatifitas tersebut.
II
Soal:
Kemukakan kreatifitas yang anda
miliki kemudian jelaskan dengan pendekatan 4P (Pribadi, Pendorong, Proses,
Produk)!
Jawaban:
Berikut saah satu contoh
kreativitas yang saya pikirkan:
Membangun bisnis entertaiment
melalui grup girlband yang terdiri dari remaja putri, tidak hanya menyanyi namun
juga menari. Yang membedakan dari grup musik lainnya adalah genre yang
digunakan untuk musik ini adalah musik dangdut, musik khas nusantara.
Pendekatan 4 P
1. Pribadi
Musik adalah sesuatu
yang diminati semua orang, segala umur dan berbagai kalangan. Dalam bisnis musik
dan entertaiment semua berlomba-lomba mengekspresikan dirinya. Lambat laun
seiringnya globalisasi yang meluas, budaya luar negeri pun merambah dunia
permusikan kita, kita tentu tak ingin menggerus budaya asli kita. Dalam hal ini
saya melihat potensi musik indonesia yang besar, yaitu jatuh pada salah satu aliran
musik asli indonesia, dangdut.
2. Pendorong
Dangdut sudah
dikenal dari jaman dahulu. Banyak tokoh-tokoh terkenal seperti Roma Irama, Elvi
Sukaesih dll yang bersinar namanya berkat aliran musik ini. Namun sekarang di
kalangan remaja aliran musik tersebut terkalahkan popularitasnya oleh aliran
musik lain. Maka saya ingin membentuk sesuatu yang menaikan popularitas aliran
musik dangdut ini, dengan membentuk grup musik bergenre dangdut yang terdiri
dari remaja-remaja yang bersemangat melestarikan budaya indonesia. Mengapa remaja?
Saya berfikir bahwa dalam hidup manusia, hal-hal paling bersemangat, pribadi
yang melonjak-lonjak adalah terjadi saat masa remaja. Dengan grup musik ini
diharapkan dapat menyebarkan semangat cinta indonesia terhadap pemuda pemudi
bangsa. Saya akan menampilkan aliran musik dangdut secara fresh. Tidak dipungkiri
sebenarnya sebagian remaja kita juga pernah sesekali menikmati musik dangdut
tapi mereka lebih sering menikmati aliran musik lain dibandingkan dangdut, maka
dengan tampilan fresh ini akan membantu anak muda untuk lebih mencintai airan
musik ini. Agar lebih meriah dan menarik saya juga menambahkan unsur tarian,
menemani unsur nyanyian.
3. Proses
Dalam proses, dimulai
dari rencana-rencana, mengumpulkan orang-orang untuk berpatisipasi dalam project
ini. Seperti orang-orang yang berkerja dalam pembuatan lagu, koreografi, anggota
grup berskill dll, akan diaudisi dan dilatih untuk mendapatkan hasil yang
memuaskan.
4. Produk
Setelah proses
yang cukup, grup ini bisa tampil dan eksis di dunia musik dan entertaiment. Jika
berusaha keras, grup ini juga mampu berkanca di dunia internasional. Tentunya dapat
memperkenalkan aliran musik khas indonesia ke seluruh dunia.