Selasa, 10 Maret 2015

Tugas Kreativitas dan Keberbakatan


Nama: Tammi Nasuha Nurdin
Kelas/NPM: 1PA20 / 1D514329

Kelompok 2

Nama anggota:
1.       Devita Puspa Chandra
2.       Elizabeth Nababan
3.       Esra Yanti Sihaloho
4.       Rabiatul Adawiyah
5.       Yoshi Raisa Putri
6.       Pratiwi Isti Anggarwati
7.       Siti Cahyati
8.       Septia Ningsih
9.       Tammi Nasuha
10.   Rifki Riadi

I
Soal:
Setujukah dengan pernyataan dibawah ini? Diskusikanlah!
1.       Anak laki-laki menunjukan kreativitas lebih tinggi dari anak perempuan, terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak.
2.       Anak dari kelompok sosial ekonomi yang tinggi cenderung lebih kreatif dari anak yang sosial ekonominya lebih rendah.
3.       Anak dari berbagai urutan kelahiran menunjukan tingkat kreativitas yang berbeda.

Jawaban:
1.       Pada awalnya memang tergantung pribadi masing-masing, yang mempunyai motivasi dan keinginan lebih tinggi untuk kreatif ia akan bisa menjadi lebih kreatif dari yang lain (yang malas). Namun berdasarkan keadaan dalam dunia nyata sampai saat ini, kelompok kami menjawab, iya, pernyataan nomer satu benar. Pria cenderung memiliki pikiran yang lebih logis daripada wanita. Menenkankan pada pernyataan “berlalunya masa kanak-kanak” , manusia lanjut ke proses menuju dewasa,  disini pola pikir pria lebih luas dan rasional, sedangkan wanita lebih mengandalkan sifat emosionalnya. Contoh: ilmuan-ilmuan yang ada didunia ini mayoritas laki-laki, seperti: Albert Einstein, Alexander Grahamm Bell, Thomas Alfa Edison.
2.       Tidak setuju, karna justru anak dari kelompok sosial ekonomi yang lebih tinggi cenderung sudah terfasilitasi untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga kreativitas yang iya miliki kurang terasah dibandingkan anak dari kelompok sosial ekonomi lebih rendah yang akan mengasah kreativitasnya untuk memenuhi kebutuhan mereka, mereka mungkin bisa menemukan alternatif untuk memenuhi kebutuhan dengan menggunakan usaha mereka sendiri. Namun semua tergantung pribadi masing-masing, yang mempunyai motivasi dan keinginan lebih tinggi untuk kreatif ia akan bisa menjadi lebih kreatif dari yang lain.
3.       Tidak setuju, karena tingkat kreatifitas tidak ditentukan oleh tingkat urutan kelahiran. Jika disetiap generasi ada tuntutan kebutuhan yang baru maka munculah inovasi/ide kreatif yang baru. Tingkat kreatifitas masing-masing generasi bisa berbada, namun bisa juga sama, yang berbeda adalah produk yang dihasilkan dari kreatifitas tersebut.

II
Soal:
Kemukakan kreatifitas yang anda miliki kemudian jelaskan dengan pendekatan 4P (Pribadi, Pendorong, Proses, Produk)!

Jawaban:
Berikut saah satu contoh kreativitas yang saya pikirkan:
Membangun bisnis entertaiment melalui grup girlband yang terdiri dari remaja putri, tidak hanya menyanyi namun juga menari. Yang membedakan dari grup musik lainnya adalah genre yang digunakan untuk musik ini adalah musik dangdut, musik khas nusantara.
Pendekatan 4 P
1.       Pribadi
Musik adalah sesuatu yang diminati semua orang, segala umur dan berbagai kalangan. Dalam bisnis musik dan entertaiment semua berlomba-lomba mengekspresikan dirinya. Lambat laun seiringnya globalisasi yang meluas, budaya luar negeri pun merambah dunia permusikan kita, kita tentu tak ingin menggerus budaya asli kita. Dalam hal ini saya melihat potensi musik indonesia yang besar, yaitu jatuh pada salah satu aliran musik asli indonesia, dangdut.
2.       Pendorong
Dangdut sudah dikenal dari jaman dahulu. Banyak tokoh-tokoh terkenal seperti Roma Irama, Elvi Sukaesih dll yang bersinar namanya berkat aliran musik ini. Namun sekarang di kalangan remaja aliran musik tersebut terkalahkan popularitasnya oleh aliran musik lain. Maka saya ingin membentuk sesuatu yang menaikan popularitas aliran musik dangdut ini, dengan membentuk grup musik bergenre dangdut yang terdiri dari remaja-remaja yang bersemangat melestarikan budaya indonesia. Mengapa remaja? Saya berfikir bahwa dalam hidup manusia, hal-hal paling bersemangat, pribadi yang melonjak-lonjak adalah terjadi saat masa remaja. Dengan grup musik ini diharapkan dapat menyebarkan semangat cinta indonesia terhadap pemuda pemudi bangsa. Saya akan menampilkan aliran musik dangdut secara fresh. Tidak dipungkiri sebenarnya sebagian remaja kita juga pernah sesekali menikmati musik dangdut tapi mereka lebih sering menikmati aliran musik lain dibandingkan dangdut, maka dengan tampilan fresh ini akan membantu anak muda untuk lebih mencintai airan musik ini. Agar lebih meriah dan menarik saya juga menambahkan unsur tarian, menemani unsur nyanyian.
3.       Proses
Dalam proses, dimulai dari rencana-rencana, mengumpulkan orang-orang untuk berpatisipasi dalam project ini. Seperti orang-orang yang berkerja dalam pembuatan lagu, koreografi, anggota grup berskill dll, akan diaudisi dan dilatih untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
4.       Produk
Setelah proses yang cukup, grup ini bisa tampil dan eksis di dunia musik dan entertaiment. Jika berusaha keras, grup ini juga mampu berkanca di dunia internasional. Tentunya dapat memperkenalkan aliran musik khas indonesia ke seluruh dunia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar