Judul jurnal : INTERAKSI
ORANG TUA DENGAN ANAK DALAM MENGHADAPI
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
INTERNET (Studi Pada SMA Rahadi Usman)
Oleh : Heru Wahyu
Pamungkas, S.Sos, M.Si Magister Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial sdan Ilmu
Politik. Universitas Tanjungpura
Pontianak
Sesungguhnya interaksi dan komunikasi orang tua terhadap
anak memberikan pengaruh terhadap sikap remaja yang jika berkelanjutan akan
berkembang menjadi karakter yang terbentuk pada diri anak. Demikian juga halnya
remaja dengan penggunaan teknologi internet, sikap orang tua terhadap aktivitas
remaja ini akan memberikan pengaruh terhadap terbentuknya karakter yang dapat
menyaring dampak teknologi internet sehingga remaja tidak terjerumus ke dalam
ketagihan yang akan membuat karakter positif mereka menjadi merosot.
Perilaku dari penggunaan internet oleh para siswa pengguna
internet tersebut memberikan dampak positif maupun negatif terhadap diri
mereka. Tergantung dengan situs yang sering mereka kunjungi dan informasi apa
saja yang mereka dapat dari penggunaan internet tersebut. Banyaknya informasi
yang mereka dapatkan sebagai penunjang proses belajar, informasi untuk menambah
wawasan, sebagai sarana untuk mengapresiasikan diri merupakan beberapa hal
positif yang mereka dapatkan dari internet. Boros, malas belajar, kerusakan
pada mata, kurangnya waktu untuk belajar, merupakan beberapa dampak negatif yang
di rasakan setelah menggunakan internet.
Upaya orang tua dalam membantu anak mengahdapi dampak
teknologi dapat dilakukan dengan cara memberikan pengawasan yang terus menerus,
melakukan komunikasi secara terbuka dan seimbang, serta memberikan pendidikan
agama sedini mungkin agar anak dapat mengerti hal yang baik dan buruk. Apabila komunikasi
antara orang tua dan anak dapat berlangsung dengan baik, maka masing-masing
pihak dapat saling memberi dan menerima informasi, perasaan dan pendapat
sehingga dapat diketahui apa yang diinginkan, dan konflikpun dapat dihindari.
Keterbukaan melalui komunikasi ini akan menumbuh kembangkan bahwa anak dapat
diterima dan dihargai sebagai manusia. Sebaliknya bila tidak ada komunikasi
yang baik maka besar kemungkinan kondisi kesehatan mentalnya mengalami
hambatan. Dari penelitian diperoleh bukti adanya kecenderungan psikopatologi
pada anak, disebabkan karena adanya hambatan dalam proses komunikasi antara
anak orang tua, terutama ibunya.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa perkembangan teknologi internet
yang baik memang memiliki manfaat positif bagi anak maupun orang tua karena
mempermudah anak dalam mengerjakan berbagai tugasnya jika orang tua tidak bisa
membantunya dan juga internet mempermudah segala pekerjaan orang tua baik
kepentingan kantor, dinas, dll. Tapi, internet juga menimbulkan dampak negatif
bagi keduanya, baik itu merugikan diri sendiri maupun orang lain. Misalnya,
anak jadi kecanduan, malas belajar, atau bahkan menimbulkan kerusakan pada mata
karena terlalu lama berada di depan layar laptop/komputer/handphone. Sedangkan
untuk orang tua misalnya saat sedang sibuk dengan kepentingan kantornya mereka
terkadang lebih mementingkan kepentingan kantornya daripada memperhatikan
anak-anaknya. Hal inilah yang biasanya dapat menyebabkan menurunnya nilai moral
dalam keluarga antara anak dan orang tua.
Sekian rangkuman jurnal dari saya.